URUTAN ANAK MENENTUKAN KARAKTER
Anak merupakan buah cinta dari ayah dan ibu, dan memiliki seorang Anak
yang berbakti kepada orangtua merupakan hal yang membanggakan dan
menjadi impian setiap orangtua.
Anak diibaratkan sebagai titipan Tuhan yang harus dijaga dan dirawat,
agar kelak mampu menjadi manusia yang berguna bagi keluarga dan lebih
luas nusa dan bangsa. Memiliki anak merupakan impian bahkan banyak
pasangan yang harus berjuang dan bersabar menunggu kehadiran buah hati
dalam rumah tangganya. Tak sedikit pula yang menginginkan memiliki
banyak anak, karena ada yang berpendapat banyak anak banyak rejeki.
Mengenali karakter anak ternyata gampang-gampang susah, anak sulung atau
anak pertama pasti memiliki perbedaan dengan anak bungsu atau anak
tunggal. Nah, untuk lebih memudahkan Anda, berikut ini kami sampaikan
karakter anak dilihat dari urutan kelahiran:
Karakter Anak Pertama atau Anak Sulung
Mereka cenderung mengambil tempat sebagai pemimpin dalam keluarga.
Sifatnya bertangung jawab dan penuh perhatian. Mereka cenderung
mengikuti aturan, baik itu dari orangtua maupun dari lingkungan
masyarakat. Mereka adalah sosok yang mampu meredam emosinya dan
cenderung menahan emosi, karena biasanya mereka dijadikan sebagai contoh
untuk adik-adiknya. Sayanganya anak pertama cenderung ingin
diperhatikan oleh orang-orang terdekat dan memiliki perasaan gengsi yang
besar.
Karakter Anak Kedua
Karakter Anak kedua memiliki sifat kepemimpinan yang besar sebagai
pemimpin di dalam walau tidak seperti sifat anak pertama. Rasa
tangungjawab terhadap keluarga patut diberi apresiasi. Anak kedua
cenderung berani mengambil resiko, biasnya mereka melawan aturan yang
berlaku di masyrakat walaupun tidak terlalu sering. Sifat kepemimpinan
anak kedua akan terlihat cemerlang ketika sang kakak menyerah dalam
menghadapi masalah.
Karakter Anak Tengah
Anak tengah yang kami maksud adalah mereka yang dilahirkan memiliki
kakak dan memiliki adik, sehingga mereka berada persis di tengah,
misalnya seorang keluarga memiliki tiga orang anak, anak yang nomor
kedua adalah anak tengah. Pada umumnya karakter anak tengah berlawanan
dengan saudara-saudara sekandungnya, mereka terlihat sebagai pribadi
yang terbuka namun sebenarnya meraka adalah sosok pribadi yang tertutup.
Dalam urusan pribadi, mereka cenderung menutup diri dan enggan
menceritakan kepada orang lain. Hal ini mungkin disebabkan posisi
'terjepit' dalam keluarga, sehingga ada perasaan tidak diperdulikan oleh
keluarga. Kelebihan anak tengah adalah mereka mampu membina hubungan
yang baik di luar keluarga inti dan mampu memahami isi pikiran orang
lain.
Karakter Anak Keempat
Jika dalam keluarga Anda memiliki lima orang anak, Anda mungkin
penasaran bagaimana sifat anak keempat? Karakter anak keempat cenderung
cuek, rasa tanggung jawab dan perhatiannya terhadap keluarga kurang,
mereka sering menghindar apabila dalam keluarga terdapat masalah. Namun
jika mereka dalam posisi terpojok mereka akan merasa seperti tidak
diperhatikan keluarganya. Untungnya mereka memiliki semangat untuk
berusaha keras dan untuk mendapatkan pengakuan dari siapa saja, artinya
mereka akan berjuang pantang menyerah mewujudkan keinginannya.
Karakter Anak Bungsu
Si Bungsu cenderung menjadi sosok yang ramah dan menyenangkan. Mereka
dikenal sebagai anak yang pintar bergaul, populer dan mudah membuat
orang lain terkesan. Mereka tergolong pribadi yang simpel dan tidak
peduli dengan berbagai masalah yang dihadapi. Hanya saja si bungsu
tergolong memiliki ego yang sangat tinggi dan seringkali dimanja. Mereka
cenderung memberontak agar mudah mendapat 'kekuasaan' seperti
saudaranya yang lain, karena sebenarnya mereka sosok yang tidak mau
didominasi.
Dalam urusan tanggung Jawab, anak bungsu termasuk memiliki perhatian
yang besar terhadap keluarga. Mereka tergolong loyal terhadap keluarga
dan terkadang mereka menjadi tameng bagi keluarganya.
Karakter Anak Tunggal
Bagi Anda yang memiliki Anak semata wayang atau anak tunggal, karakter
mereka tidak berbeda dengan karakter anak pertama atau anak sulung.
Mereka tergolong sebagai sosok yang sangat bertanggung jawab dan sangat
perhatian hingga sangat bisa diandalkan. Anak tunggal cenderung memiliki
pendirian tegas, karena mereka jauh dari ‘penyakit’ bimbang, sehingga
jika berurusan dalam mengambil keputusan bukan perkara sulit bagi
mereka.
Kekurangannya adalah sifat egonya yang lebih tinggi dan mereka cenderung
menjadi sosok sangat menuntut perhatian dari orang-orang sekitarnya dan
selalu ingin diutamakan dalam segala hal.
Karakter Anak Kembar
Posisi karakter anak kembar dapat berubah, semaua ini tergantung
penempatan perannya. Salah satu anak kembar bisa diposisikan sebagai
kakak, bisa juga sebagai adik, atau mungkin bisa diposisikan sebagai si
sulung dan si bungsu. Dalam beberapa penelitian terhadap anak-anak
kembar, posisi sulung atau bungsu pada anak kembar tidak selamanya
tetap. Banyak penelitian psikologi yang menemukan fakta bahwa ketika
umur anak kembar sudah sekitar 11 atau 12 tahun, peran mereka bisa
bertukar satu sama lain.
Jadi, tidak selamanya yang lahir lebih dahulu akan memposisikan diri
sebagai kakak, bisa saja diposisikan sebagai adik. Karakter anak kembar
memiliki ikatan batin diantaranya sangat tinggi. Cinta, kasih sayang,
perhatian dan tanggung jawab mereka pada kembarannya jauh lebih besar
dibandingkan pada anggota keluarga lainnya.
Komunikasi yang baik dengan anak adalah cara terbaik untuk mengenal
karakteristik si anak, di samping kasih sayang yang diberikan kepada si
anak, karena anak adalah titipan Tuhan dan sudah sewajarnya dijaga dan
dibimbing agar berguan bagi keluarga, bangsa dan agama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar